Sejarah Terbentuknya IMM Komisariat Yunus Anis
A. Sejarah Berdirinya IMM Komisariat Yunus Anis
Tahun
2017, pimpinan komisariat Yunus Anis masih bergabung dengan komisariat Hisyam,
yang pada saat itu memang berada dalam satu fakultas yaitu fakultas Syariah. Fakultas
Ekonomi dan Bisnis Islam dan Fakultas Syariah memiliki kader yang cukup minim
sehingga perlu adanya penggabungan komisariat. Lambat laun seiring berjalannya
waktu, terjadi penambahan kader yang cukup signifikan dan potensial. Maka
terbentuklah komisariat Yunus Anis bersamaan dengan pemisahan fakultas. Yaitu
Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam dengan Fakultas Syariah.
Dengan
itu terbentuklah IMM komisariat Yunus
Anis, yang didirikan pada tanggal 21 Juli
2018. Nama Yunus Anis ini diambil untuk melanjutkan nama komisariat dengan mengambil nama
pimpinan Muhammadiyah. Muhammad Yunus Anis merupakan mantan ketua Muhammadiyah periode 1959-1962. Komisariat
Yunus anis melaksanakan pelantikan pertama pada tanggal 11 September 2018 dengan
struktur kepemimpinan sebagai berikut :
1.
Ketua umum : Feri Dwiyanto
2.
Sekertaris
umum : Zaenal Rizqi Fathurrohman
3.
Bendahara : Slamet Wahyudi
Serta
memiliki beberapa bidang yaitu :
1.
Bidang
Organisasi : Agma Maulana
2.
Bidang
Kader : Dinar Cahyaningrum
3.
Bidang
RPK : Winci Alen
4. Bidang Ekonomi dan Kewirausahaan : Dhea Alfira
B. Pekembangan Komisariat Yunus Anis Periode Pertama
Pada periode pertama, pimpinan
komisariat Yunus Anis sangat kekurangan kader. Akibatnya kader yang sudah
demisioner dan kader yang sudah berada di korkom maupun cabang ditarik mundur
untuk menambah kader komisariat dan menjalankan roda perkaderan serta
kepemimpinan Yunus Anis agar komisariat dapat berjalan dengan baik.
15 orang
kader mengikuti Darul Arqam Dasar dan Alhamdulillah seluruh kader aktif dan
masuk ke dalam pimpinan dalam periode berikutnya. Ke-15 kader tersebut kemudian
berdiaspora di kampus. Beberapa kader berdiaspora dengan mengikuti organisasi
intra kampus yaitu HMJ, DEMA dan SEMA. Kader yang berhasil berdiaspora di
kampus yaitu:
1.
Agma
Maulana selaku Senat Mahasoswa Institut dan menjabat di komisi C tahun
2018/2019.
2.
Feri Dwiyanto
selaku Dema Fakultas DEMA FEBI 2018/2019,
sebagai Kementrian Politik Hukum Dan HAM.
3.
Zaenal
Fathurrohman berdiaspora di dalam HMJ Ekonomi Syariah sebagai divisi minat
bakat dan olahraga 2018/2019
4.
Winci
Alen DEMA FEBI sebagai KEMENRISTEK 2018/2019
5.
Gogo
Asgar HMJ sebagai ADSOSGAM 2018/2019
Cara
menggerakan kader militan
1.
Membuat
program kerja yang semenarik mungkin dan dapat menarik kader.
2.
Pimpinan
juga memberikan contoh kepada kadernya agar menjadi aktif
3.
Rapat di
jalankan rutin setiap bulan dan beberapa diskusi terkait kemahasiswaan dan
seputar IMM
Kendala IMM
Komisariat Yunus Anis Tahun 2018/2019
1.
Karena
pimpinan pertama masih kekurangan kader dan terlepas dari pimpinan hisyam
Hal paling
berkesan
1.
Yaitu
mendirikan sebuah komsat baru dan membuat sejarah membentuk komisariat di
Ekonomi bisnis islam
C. Perkembangan Komisariat Yunus Anis Periode
Kedua
Pelantikan
IMM Komisariat yunus anis peroide 2019/2020 pada yang beranggotakan :
1.
Ketua
Umum : Zaenal Rizqi Fathurrohman
2.
Sekertaris
Umum : Dhea Alfira
3.
Bendahara : Dinar Cahyaningrum
Serta
memiliki beberapa bidang yaitu :
1.
Bidang
Organisasi : Alicia Tri Yuliana,
Luthfi Herlinawati, Titis Wulan P
2.
Bidang
Kader :
Via Rizki R, Fitrothul Khusna, Cika
Eldianti
3.
Bidang
RPK :
Laely Ismiyati, Aditiya Hidayatullah
4.
Bidang Ekonomi
dan Kewirausahaan : Asri Lestari, Fika
Puspitasari
5.
Bidang
SBO :
Delila Rizki, Alfin Bayu
6.
Bidang
Immawati : Melinia Urbah, Arisa
Findianingsih
Perkembangan
periode kedua yaitu pertambahan jumlah bidang yang awalnya 4 bidang
menjadi 6 bidang karena bertambah bidang Immawati, dan SBO dengan jumlah kader
sebanyak 27 anggota. Adanya regenerasi dari segi pimpinan dan program kerja komisariat
karena seiring berjalannya waktu akan sangat dibutuhkan bidang yang dapat
mewadahi kebutuhan kader dan pimpinan komisariat.
Dari 27
kader yang berdiaspora di internal kampus antara lain:
1.
Aditiya
Hidayatullah DEMA FEBI sebagai staff ahli KEMENLU 2019/2020
2. Zaenal Rizqi Fathurrohman sebagai koordinator
departemen minat bakat (HMJ ES 2019/2020)
3.
Dhea Alfira
sebagai koordinator divisi Pendidikan Pelatihan dan Riset tahun 2019/2020.
4. Sevi
Rahmawati sebagai anggota dari divisi Pendidikan Pelatihan dan Riset tahun
2019/2020.
5.
Fitrothul
Khusna sebagai anggota depatemen Advokasi Sosial Dan Agama.
Kendala :
1.
Pandemi
covid-19 di pertengahan periode membuat reschedule manuver proker
2.
Kesibukan
masing masing pimpinan
Cara
menggerakan kader :
1. Dengan unsur
kekeluargaan agar ada ikatan antar kader sehingga membentuk kekeluargaan di
dalam sebuah komisariat
2. Melanjutkan
manuver proker secara online
3. Sebelum
terjadinya covid 19 memperbanyak diskusi dengan kader serta menugaskan pimpinan
agar dekat dengan kader
Motivasi untuk kader :
“Jadikan lah IMM sebagai
rumah jadi kemanapun kamu pergi tempat pulangmu adalah IMM dan niatkan dengan
ikhlas karena pengalaman adalah guru terbaik”
Komentar
Posting Komentar