" AKU DAN PUISI "

Karya : Ahmad Rizal Alfani

Lembaran demi lembaran kertas, 

kutulisi coretan tintaku. 

Berjuta Puisi kuciptakan. 

diatas wajahnya.. 

 

Kulukis indah dengan bingkai aksara jiwa.

Kata demi kata terangkai menjadi bait. 

Terkadang tarian penaku terhenti. 

Lupa diksi dan majas yang berlari. 

 

Sering kuhapus kalimat argumentasi. 

Tanpa tafsiran ataupun kamus baku. 

Akh.. aku muak dengan celotehan imaji di otakku !!!

Terlalu banyak metafora yang menari dibenakku !!! 

 

Tentang rakusnya ambisi, 

yang membunuh hati nurani. 

Rahwana yang mencari seribu satu cara,

untuk mendapatkan cintanya Dewi Shinta.

 

Pandemi yang tak ada akhirnya. 

Para penguasa yang menutup mata.

Alam yang murka dengan segala bencana.

Lalu yang tersisa hanya sebuah tanya. 

 

Dimana akhir lembaran kertas putihku ?

Tak berhenti jemariku menorehkan luka.

Kecewa pada waktu yang tak berpihak padaku.

Jangan dulu kau robek kertasku !!! 

 

Baca aku.. 

Pahami aku.. 

Sekali saja pada dunia !!! 

Lihatlah aku lebih dalam !!! 

 

Kau akan temukan. 

Makna " AKU " dalam " PUISI " ku. 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

IMM ada untuk kita

Revitalisasi Humanisme IMM : Berkontribusi dalam Kaderisasi Ikatan